Sempetin – Quiet vacation atau liburan sunyi kini jadi pilihan utama banyak orang, terutama Gen Z dan milenial muda yang ingin rehat dari hiruk-pikuk dunia digital. Tren ini semakin naik daun di pertengahan 2025, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya healing dan menjaga kesehatan mental.
Apa Itu Quiet Vacation?
Quiet vacation adalah konsep liburan yang berfokus pada ketenangan, minim interaksi sosial, dan jauh dari keramaian. Tidak seperti liburan konvensional yang penuh itinerary, quiet vacation lebih mengutamakan me time, alam terbuka, dan ketenangan batin.
Biasanya dilakukan di tempat terpencil seperti kabin, vila di tengah hutan, pantai tersembunyi, atau glamping di pegunungan.
Mengapa Quiet Vacation Jadi Tren?
Ada beberapa alasan kenapa tren ini meledak di 2025:
- Burnout digital: Banyak anak muda lelah dengan notifikasi, sosial media, dan tekanan FOMO.
- Tren mindful living: Gaya hidup sadar dan lambat (slow living) jadi aspirasi banyak orang.
- Estetika & healing: Tempat sunyi yang estetik justru makin dicari untuk konten vibes tanpa distraksi.
Rekomendasi Tempat Quiet Vacation di Indonesia
- Batu, Malang – Kabin sejuk dengan suasana pegunungan
- Nusa Penida Timur – Pantai tersembunyi yang belum banyak dikunjungi
- Ciwidey, Bandung – Glamping sunyi dekat hutan pinus
- Sidemen, Bali Timur – Alternatif Ubud yang lebih tenang dan otentik
- Samosir, Sumatra Utara – Pulau di tengah Danau Toba yang damai
Tips Menjalani Quiet Vacation
- Matikan notifikasi atau aktifkan mode Do Not Disturb
- Bawa buku, jurnal, atau alat gambar untuk isi waktu
- Hindari scrolling medsos selama liburan
- Pilih tempat yang memang jauh dari keramaian & sinyal kuat
Capek sama dunia digital? Saatnya luangin waktu buat quiet vacation dan reconnect sama diri sendiri. Coba rencanain liburan sunyi kamu mulai dari sekarang – tubuh dan pikiranmu bakal berterima kasih nanti.

