Sempetin.com – Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Tidak hanya menjadi hari pelaksanaan salat Jumat bagi kaum laki-laki Muslim, Jumat juga dikenal sebagai hari penuh keberkahan, ampunan, dan berbagai keutamaan yang dijelaskan dalam Al-Qur’an maupun hadis Rasulullah SAW.
Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, doa, zikir, membaca Al-Qur’an, serta bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW pada hari yang mulia ini.
Berikut sepuluh keutamaan hari Jumat berdasarkan dalil yang sahih.
1. Hari Terbaik dalam Sepekan
Rasulullah SAW bersabda:
“Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat.”
(HR. Muslim No. 854)
Dalam hadis tersebut dijelaskan bahwa pada hari Jumat Nabi Adam AS diciptakan, dimasukkan ke surga, diturunkan ke bumi, dan hari kiamat juga akan terjadi pada hari Jumat.
Keistimewaan ini menjadikan Jumat sebagai hari paling mulia dibanding hari-hari lainnya.
2. Allah Memerintahkan Salat Jumat dalam Al-Qur’an
Allah SWT berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.”
(QS. Al-Jumu’ah: 9)
Ayat ini menunjukkan bahwa salat Jumat merupakan syariat yang memiliki kedudukan sangat penting bagi laki-laki Muslim yang memenuhi syarat.
3. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdoa
Rasulullah SAW bersabda:
“Pada hari Jumat terdapat suatu waktu, apabila seorang Muslim berdoa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, niscaya Allah akan mengabulkan permintaannya.”
(HR. Bukhari No. 935 dan Muslim No. 852)
Para ulama berbeda pendapat mengenai kapan waktu tersebut. Pendapat yang paling kuat menyebutkan bahwa waktunya berada menjelang waktu Maghrib pada hari Jumat.
4. Dianjurkan Memperbanyak Shalawat kepada Nabi
Rasulullah SAW bersabda:
“Perbanyaklah bershalawat kepadaku pada hari Jumat.”
(HR. Abu Dawud No. 1047)
Shalawat merupakan amalan yang memiliki keutamaan besar karena menjadi bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengharap rahmat Allah SWT.
5. Membaca Surah Al-Kahfi Mendapat Cahaya
Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua Jumat.”
(HR. Al-Hakim, dinilai sahih oleh banyak ulama)
Membaca Surah Al-Kahfi menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan setiap hari Jumat.
6. Hari Penghapus Dosa
Dalam hadis sahih disebutkan bahwa salat lima waktu, salat Jumat ke Jumat berikutnya, dan Ramadan ke Ramadan menjadi penghapus dosa-dosa kecil selama seseorang menjauhi dosa besar.
(HR. Muslim No. 233)
Ini menunjukkan bahwa Jumat merupakan momentum untuk memperbanyak taubat dan memperbaiki diri.
7. Malaikat Mencatat Orang yang Datang ke Masjid
Rasulullah SAW bersabda:
“Pada hari Jumat para malaikat berdiri di pintu-pintu masjid dan mencatat orang yang datang lebih awal.”
(HR. Bukhari No. 929 dan Muslim No. 850)
Semakin awal seseorang datang ke masjid untuk salat Jumat, semakin besar pula keutamaannya.
8. Hari Berkumpulnya Kaum Muslimin
Hari Jumat menjadi momentum persatuan umat Islam. Kaum Muslim berkumpul dalam satu masjid untuk melaksanakan salat Jumat, mendengarkan khutbah, dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Karena itu, khutbah Jumat bukan sekadar ceramah, melainkan media dakwah dan pendidikan umat.
9. Hari yang Dipenuhi Keberkahan
Banyak ulama menjelaskan bahwa hari Jumat merupakan hari yang penuh rahmat dan keberkahan. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh seperti:
- Membaca Al-Qur’an.
- Bersedekah.
- Berzikir.
- Memperbanyak doa.
- Bershalawat.
- Memperbanyak istigfar.
Semua amalan tersebut menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
10. Momentum Memperbaiki Hubungan dengan Allah
Hari Jumat bukan hanya tentang melaksanakan salat berjamaah. Lebih dari itu, Jumat menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk mengevaluasi diri, memperbaiki ibadah, memperbanyak taubat, dan meningkatkan kualitas hubungan dengan Allah SWT.
Semangat memperbaiki diri setiap pekan merupakan hikmah besar yang terkandung dalam syariat hari Jumat.
Amalan Sunnah yang Dianjurkan pada Hari Jumat
Selain salat Jumat, Rasulullah SAW juga menganjurkan beberapa amalan berikut:
- Mandi sebelum salat Jumat.
- Memakai pakaian terbaik dan bersih.
- Menggunakan wewangian bagi laki-laki.
- Memotong kuku dan menjaga kebersihan diri.
- Datang lebih awal ke masjid.
- Memperbanyak membaca Surah Al-Kahfi.
- Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
- Berdoa pada waktu mustajab.
- Memperbanyak zikir dan istigfar.
- Mendengarkan khutbah dengan khusyuk.
Penutup
Hari Jumat adalah hari yang memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Al-Qur’an memerintahkan kaum beriman untuk memenuhi panggilan salat Jumat, sementara Rasulullah SAW menjelaskan berbagai keistimewaan hari tersebut melalui hadis-hadis sahih.
Dengan memahami keutamaan hari Jumat, setiap Muslim diharapkan tidak hanya menjadikannya sebagai rutinitas mingguan, tetapi juga sebagai kesempatan memperbanyak amal saleh, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan memperkuat ukhuwah sesama Muslim.

