Babak Baru Pasca-Cerai: Sarwendah Ulurkan Undangan Damai, Ruben Onsu Tagih Komitmen ‘Hak 3 Hari’

Sempetin.com – Hubungan pasca-perceraian antara Sarwendah dan Ruben Onsu tampaknya memasuki babak baru yang penuh dinamika. Setelah sempat memanas akibat berbagai isu di media sosial, sinyal perdamaian kini mulai ditiupkan. Mantan personel Cherrybelle tersebut dikabarkan telah melayangkan undangan mediasi tertutup demi meredam konflik yang tak kunjung usai.

Namun, alih-alih langsung menyambut hangat, Ruben Onsu memilih merespons dengan kepala dingin namun penuh syarat.

Saat ditemui di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ayah dari Betrand Peto ini menegaskan bahwa dirinya tidak ingin gegabah mengambil keputusan. Segala urusan hukum dan detail mediasi telah ia serahkan sepenuhnya kepada sang kuasa hukum, Minola Sebayang.

“Nanti biar Bang Minola yang jawab ya. Kalau itu (undangan) sudah pasti ada dan kita sudah atur semua,” ujar Ruben tenang.

Langkah menyerahkan satu pintu komunikasi kepada kuasa hukum sengaja diambil Ruben agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di ruang publik. “Pokoknya diserahkan ke Bang Minola, jadi biar satu suara,” tambahnya.

Pembeda Utama: Ganjalan di Balik Kata ‘Damai’

Meskipun secara personal Ruben mengaku menginginkan hubungan yang harmonis demi masa depan anak-anak mereka, ada satu poin krusial yang tampaknya menjadi batu sandungan besar bagi terwujudnya perdamaian ini. Poin tersebut adalah realisasi hak asuh anak pasca-putusan pengadilan.

Ruben secara terbuka menyentil soal pembagian waktu pengasuhan yang dinilainya belum berjalan sesuai komitmen awal. Berdasarkan kesepakatan resmi, anak-anak seharusnya menghabiskan waktu 4 hari bersama Sarwendah dan 3 hari bersama Ruben dalam satu pekan.

Kenyataannya, jatah “3 hari” tersebut hingga kini belum didapatkan secara penuh oleh Ruben.

“Ya semuanya pasti maunya baik. Tapi kan yang kemarin-kemarin diminta itu kan hanya tiga hari, sesuai dengan kesepakatan pengadilan sebenarnya. Dan itu yang saya masih belum dapatkan,” ungkap Ruben dengan nada kecewa.

Ia menyayangkan adanya distorsi dalam pelaksanaan aturan yang sudah berkekuatan hukum tersebut. “Memang ada 4 hari bersama beliau, ada 3 hari bersama saya, gitu aja. Cuman kan sepertinya belok-belok jadinya ke mana-mana,” pungkasnya.

Kini, bola panas berada di tangan tim hukum kedua belah pihak. Apakah undangan mediasi dari Sarwendah mampu mencairkan suasana, atau justru tuntutan komitmen “hak 3 hari” dari Ruben Onsu akan menjadi syarat mutlak yang sulit dinegosiasikan? Publik masih menunggu kelanjutan dari diplomasi keluarga ini.

More From Author

Kontroversi BEM Bersatu, Kampus-Kampus Bereaksi Usai Namanya Disebut dalam Konferensi Pers

AS dan Iran Mulai Redakan Ketegangan, Israel Masih Pertahankan Sikap Keras